Jose Mourinho menculik perhatian ketika Manchester United mengungguli Juventus (2-1) pada matchday 4 Grup H Liga Champions 2018/19 sejumlah hari lalu. Pasca pertandingan, Mourinho berlangsung ke tengah lapangan sembari menciptakan gestur berjuang mendengar suara suporter Juventus. Mourinho menangkupkan telapak tangannya di daun telinga, mengupayakan mendengar lebih jelas lagi. Aksi Mourinho tersebut pasti menyulit reaksi pemain Juve yang masih sedang di lapangan, salah satunya Paulo Dybala. Dybala termasuk di antara pemain kesatu yang menandatangi Mourinho dan mengucapkan sesuatu.

Pertandingan itu memang penuh tensi. Reaksi Mourinho bisa dipahami. Dia terus diejek fan Juve yang mengisi stadion hampir selama 90 menit. Mourinho membela diri hanya berjuang membalas. Meski demikian, Dybala merasa Mourinho seharusnya tak mengerjakan hal tersebut. Berdasarkan keterangan dari Dybala, laga itu sudah sarat tensi. Mourinho seharusnya tak perlu menciptakan gestur tak butuh yang malah membuat pertandingan makin panas.

“Saya melulu mengatakan padanya bahwa tidak perlu menciptakan gestur tersebut,” jelas Dybala di prediksi liga champions hari ini.

“Tidak perlu membuat tensi yang lebih banyak daripada apa yang telah terjadi, terkadang kamu dihina dan tersebut buruk, namun tak perlu menambah tensi dari apa yang telah ada.”

“Saya menuliskan padanya tak perlu mengerjakan itu, saya tak menghina dia. Saya hanya berbicara padanya dan pergi,” lanjut Dybala.

Pada akhirnya, pendapat Dybala tak jauh bertolak belakang dengan pernyataan Mourinho pasca pertandingan. Mourinho mengakui seharusnya dia tetap mengawal kepala dingin dan tidak mengerjakan tindakan kontroversial tersebut. Dia merasa kehilangan kontrol sejenak sebab keluarganya dihina, pun Inter Milan, yang adalahmantan klubnya.

“Seharusnya saya barangkali tak melakukan tersebut [mengolok-olok suporter Juve], dan dengan kepala dingin saya tak bakal melakukannya, namun keluarga saya dihina, tergolong keluarga Inter saya, saya bereaksi laksana itu.”

“Kami memainkan pertandingan fantastis, di level top kami karena kami tak dapat lebih baik lagi dari ini. Kami datang ke sini guna bermain sebagai kesebelasan melawan kesebelasan yang mempunyai potensi bertolak belakang di masing-masing level,” tandasnya.

Mourinho Pasca Aksi Mengejek Suporter Juve

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *