Anak Tunggal Rentan Obesitas

Di Indonesia kita tahu bahwa program dua anak sudah cukup. Karena faktor keuangan, semakin banyak orang tua memilih untuk hanya memiliki satu anak. Ini dapat memastikan bahwa anak-anak menerima cinta dan perhatian maksimal, tetapi ada beberapa sisi negatif yang dapat dimenangkan dengan menjadi anak tunggal. Salah satunya rentan terhadap masalah obesitas. Dalam sebuah penelitian baru-baru ini di University of Oklahoma, AS, fakta bahwa seorang anak tunggal memiliki 7 persen risiko obesitas lebih besar daripada saudara kandung. Studi ini mengungkapkan fakta bahwa pertanyaan anak-anak yang kesepian cenderung mengkonsumsi gangguan makan dan minuman yang buruk seperti. Konsumsilah lemak dan minuman manis lebih sering.

Penelitian ini dilakukan dengan mengendalikan kebiasaan makan sehari-hari dari 62 pasangan ibu dan anak berusia lima hingga tujuh tahun. Para ibu ini diminta untuk mengisi kuesioner tentang makanan yang dimakan anak pada dua hari kerja dan satu hari libur. Di sekolah, guru diminta untuk memberikan informasi tentang makanan yang dimakan anak-anak ini. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa anak-anak soliter sering memiliki pola makan yang buruk di rumah, yang dapat menyebabkan obesitas. Sementara itu, makanan yang dikirim ke sekolah biasanya tidak terlalu berdampak.

Chelsea Strength, salah satu peneliti yang terlibat, menyarankan bahwa setiap orang tua, terutama mereka yang hanya memiliki satu anak, lebih berhati-hati dalam menerapkan pola makan pada anak-anak mereka agar lebih sehat dan tidak mudah terpengaruh oleh obesitas. Namun, penelitian ini masih dianggap kurang karena ukuran peserta yang terlibat biasanya kecil. Satu hal yang pasti, karena pada usia anak-anak itu harus digunakan untuk makan makanan sehat untuk mencegah perkembangan masalah kesehatan seperti obesitas.

Leave a Comment